Cara Diet Sehat Ibu Yang Menyusui

Cara diet bagi ibu yang sedang menyusui memang perlu diterapkan karena seperti diketahui bahwa untuk sebuah makanan ekstra sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui dalam memproduksi ASI sebanyak 600 hingga 800 ml untuk per hari sehingga perlu ada penambahan kalori sebanyak 500 kkal. Sehingga kebanyakan mereka mengatur cara diet dengan tidak memperhatikan asupan makanan yang penting bagi kualitas ASI. Maka apabila seorang ibu menyusui tidak dapat menyetarakan dengan penambahan makanan, sumber kalori akan diambil dari tubuh ibu tersebut sehingga kemungkinan bisa timbul risiko untuk status gizi ibu beserta bayinya. Jadi untuk artikel kali ini akan membahas mengenai cara diet yang baik dan sehat untuk ibu menyusui.

cara diet

Asupan makanan bagi ibu menyusui akan meningkat seiring penambahan kalori buat produksi ASI

Image Courtesy of  Rakratchada torsap / FreeDigitalPhotos.net

Dengan langkah mengurangi adanya asupan kalori makanan dari cara diet untuk ibu menyusui ternyata sangat tidak dianjurkan dan jika cara seperti ini diterapkan maka bisa menghasilkan atau mempengaruhi kualitas ASI untuk buah hati.  Dalam proses kehamilan kemungkinan selalu mengarah berat badan lebih meningkat. Jadi, solusinya adalah dengan mengatasi makanan pantangan bagi ibu menyusui serta menjaga kesehatan agar dapat mencapai berat badan yang ideal. Sebenarnya tidak ada makanan yang bersifat khusus bagi ibu yang sedang menyusui. Akan tetapi senantiasa selalu menjaga makanan seperti biasanya dengan menghidangkan menu yang beragam sesuai pola makan seimbang dan bergizi serta mengenai penambahan porsi sah-sah saja baik untuk makan yang besar maupun mengemil sekaligus.

Cara diet yang sehat dan bermanfaat bagi ibu menyusui

  • Sebaiknya menyusui bayi hingga sampai usia 2 tahun. Karena ini dapat membantu produksi hormon dan membantu cara diet dalam mengembalikan berat badan menjadi bentuk tubuh yang ideal. Dapat diketahui bahwa ketika menyusui, tubuh ibu menyusui ini akan membakar kalori sekitar 300-500 kkal per hari. Sehingga dapat memacu untuk menurunkan berat badan menjadi tubuh yang langsing.
  • Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, makanan nutrisi yang berkarbohidrat kompleks dan sumber protein yang disertai dengan minum air putih secukupnya. Selain itu, bisa juga mengkonsumsi susu low fat, telur, ikan, tahu atau tempe dan kacang-kacangan. Hal ini merupakan cara diet yang sangat penting bagi ibu menyusui.
  • Sebaiknya makan dengan porsi yang kecil tetapi sering melakukannya. Hal ini yang dimaksud adalah waktu makan yang dipakai dalam sehari sebanyak 6 kali yaitu 3 kali makan seperti biasanya dan 3 kali pula berupa cemilan sehat.
  • Menghindari timbulnya stress dan segera mungkin mengatasinya seperti bermain bersama atau mengajak jalan-jalan si buah hati sehingga hal ini akan bisa membantu pembakaran kalori pada tubuh ibu menyusui yang berbadan gemuk. Oleh karena itu cara diet seperti ini perlu dilakukan sesuai kondisi ibu menyusui.
  • Jangan sekali-kali mengkonsumsi makanan cepat saji atau junk food yang dapat meningkatkan daya kolestrol dan perlu memperhatikan label makanan instan yang cukup berisiko bagi kesehatan ibu menyusui dan buah hati. Cara diet yang sehat tersebut memicu untuk menjaga ASI menjadi lebih berkualitas.
Makanan instan ataupun junk food kurang baik dikonsumsi oleh ibu menyusui yang sedang menjalankan pola diet sehat

Makanan instan ataupun junk food kurang baik dikonsumsi oleh ibu menyusui yang sedang menjalankan pola diet sehat

Image Courtesy of  savit keawtavee  / FreeDigitalPhotos.net

  • Selain itu, ada pula olahraga yang perlu kita ketahui bagi ibu yang sedang menyusui yaitu berjalan dengan santai sambil menggendong bayi. Jika bayi sudah bisa berjalan atau telah melakukan aktivitas lainnya dan mampu sementara waktu ditinggalkan, maka ibu yang sedang menyusui ini dapat beraktivitas diluar sana dengan berenang, bersepeda, atau aktivitas lainnya yang digemari bagi menormalkan bentuk tubuh yang diharapkan.

Pantangan ibu menyusui dalam cara diet yang sehat

  • Menjauhi makanan yang berkalori rendah karena akan menyebabkan kekurangan suplai energi oleh tubuh si Ibu
  • Menjauhi rokok dan minuman beralkohol karena hal tersebut dapat meracuni buah hati serta menjadikan pertumbuhan akan terhambat.
Ibu yang sedang menyusui dilarang merokok karena dapat menghambat pertumbuhan si buah hati

Ibu yang sedang menyusui dilarang merokok karena dapat menghambat pertumbuhan si buah hati

Image Courtesy of  digitalart / FreeDigitalPhotos.net

  • Jangan pernah minum obat selama menyusui si buah hati, kecuali telah dikonsultasikan langsung oleh dokter.
  • Apabila si buah hati mengalami gejala alergi, segeralah untuk memeriksa makanan yang telah dikonsumsi oleh ibu. Jadi dalam pencegahannya sebaiknya ibu yang sedang menyusui agar bisa berhenti konsumsi makanan yang memicu timbulnya alergi tersebut pada si buah hati.
  • Mengurangi minuman yang banyak mengandung kafein. Apabila ibu yang menyusui sudah terbiasa minum kopi, maka sebaiknya untuk membatasi dalam mengkonsumsinya. Selain itu ada pula seperti coklat, teh atau beberapa jenis minuman ringan lainnya yang mesti dibatasi oleh ibu yang sedang menyusui.
  • Diet sehat untuk ibu yang menyusui agar tidak cepat bosan yaitu dengan berolahraga dengan tetangga atau kawan dan memperhatikan asupan air selama berolahraga agar tidak mencapai batas kekurangan atau dehidrasi.
Berolahraga dengan teman merupakan salah satu diet sehat bagi ibu menyusui agar tidak cepat bosan

Berolahraga dengan teman merupakan salah satu diet sehat bagi ibu menyusui agar tidak cepat bosan

Image Courtesy of  Jomphong / FreeDigitalPhotos.net

KONDISI ASI BAGI IBU YANG SEDANG MENYUSUI

Ibu yang sedang menyusui dalam menjaga kualitas ASI yaitu dengan memilih beragam jenis makanan dan memperhatikan cara diet yang sehat demi kecantikan tubuhnya. Dengan adanya variasi makanan ini maka kualitas ASI akan tetap terjaga. Air Susu Ibu ini merupakan suatu makanan utama dan sangat berfungsi bagi sistem kekebalan tubuh pada si buah hati agar terhindar dari beberapa penyakit. Adapula yang mengkhawatirkan dari sosok ibu menyusui ketika mengkonsumsi makanan yang pedas karena akan mengakibatkan risiko bagi kesehatan buah hatinya. Risiko ini cenderung akan dimulai dari perasaan mules serta menyebabkan timbulnya mencret. Akan tetapi apabila makanan pedas  yang dikonsumsi oleh ibu menyusui cuman terbatas jumlahnya maka tentu saja tidak akan menimbulkan gangguan kesehatan pada diri sang ibu. Jadi memang sebaiknya harus menghindari makanan pedas demi kesehatan ibu yang sedang menyusui. Makanan pedas bisa mengganggu kesehatan ibu yang sedang menyusui sehingga keadaan ibu menjadi terganggu dan juga mengakibatkan kualitas asi menjadi rendah. Jadi sebaiknya harus dihindari karena makanan pedas ini turut berpengaruh pada ibu yang sedang menyusui yang sedikit kemungkinan akan bisa mempengaruhi si buah hati.

Hal yang perlu kita ketahui juga bahwa produksi ASI dengan mengambil nutrisi dari darah ibu bukan dari proses pencernaan. Namun jika ibu yang menyusui merasa khawatir dengan ASI yang berasa pedas sehingga akan turut mempengaruhi si buah hati. Maka dalam masalah tersebut dikarenakan adanya darah yang berperan dalam produksi ASI. Dan apabila si buah hati mengalami masalah pencernaan maka ini kemungkinan dikarenakan dari sang Ibu yang mengkonsumsi makanan pedas dan bisa saja mengalami suatu alergi karena di dalam cabai pada makanan pedas terdapat  bahan yang bernama capsaicin sehingga akan mempengaruhi pencernaan si buah hati dalam menerima ASI dari ibunya. Dapat diduga secara kuat juga bahwa bukan saja disebabkan oleh rasa panas pada cabai melalui ASI dari ibu menyusui melainkan dikarenakan terdapat senyawa capsaicin yang akan mampu bereaksi terhadap alergi pada si buah hati.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan menginspirasi kehidupan buat Anda

Tweet about this on Twitter0Share on Facebook0Share on Google+0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on Tumblr0

Nurul Ismhi