Contoh Daftar Pustaka

Apabila kita sering membaca buku, kita biasanya memperhatikan Contoh Daftar Pustaka yang ditulis pada akhir halaman sebuah buku. Kita harus mengetahui karangan ilmiah atau daftar pustaka suatu buku sebagai bahan referensi yang wajib dicantumkan untuk pengakuan hak kekayaan intelektual orang lain.

Dengan adanya Contoh Daftar Pustaka, kita bisa meninjau lebih lanjut mengenai penelitian seseorang dalam meningkatkan kemajuan ilmu pengetahuan. Selain itu, apabila kita sedang menjalani tugas akhir apakah di sekolah menengah ataupun di perguruan tinggi, kita pasti akan bergelut dengan buku sebagai referensi kita dalam menulis karangan ilmiah, skripsi ataupun tesis. Dengan Contoh Daftar Pustaka, kita wajib tulis sebagai bahan pustaka.

Bahan pustaka tersebut berupa buku cetak, tulisan ilmiah milik orang lain, materi seminar, artikel-artikel dari internet dan sebagainya. Namun bagaimana Contoh Daftar Pustaka dengan penulisan yang benar? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan daftar pustaka tersebut yaitu buku yang digunakan sebagai bahan referensi meliputi nama pengarang, tahun karangan, judul karangan, kota terbit dan penerbit karangan.

Daftar pustaka adalah sebuah halaman yang dimuat di akhir buku atau karya tulis, hampir semua karya tulis/buku selalu mencantumkan daftar pustakanya, hal inilah dibuat agar pembaca lebih mudah meninjau tentang apa yang sudah ditulis dan juga sebagai bahan acuan untuk melakukan pengecekan apakah sudah sesuai dengan buku yang tertera dalam daftar pustaka tersebut. Dapat dilihat dari segi bahasa, istilah daftar pustaka diartikan sebagai suatu daftar yang di dalamnya mencantumkan nama pengarang, judul buku, tahun terbit, penerbit dan hal-hal lain yang saling terkait, dimana susunannya diurutkan berdasarkan abjad dan penempatannya berada pada bagian akhir sebuah buku/karangan.

Dengan adanya Contoh Daftar Pustaka yang baik dan benar, terlebih dahulu kita menjelaskan fungsi daftar pustaka dalam sebuah karya tulis, yaitu sebagai berikut :

1. Bagi pembaca yang ingin meneliti lebih jauh tentang pernyataan yang telah ditulis dalam karangan maka secara langsung dapat dicari melalui daftar pustaka yang telah ditambahkan.

2. Memberitahu kepada pembaca bahwa yang ditulis bukan hanya didapat dari pemikiran sendiri melainkan diambil dari pemikiran orang lain yang telah ditulis dalam buku yang tertera dalam daftar pustaka.

3. Memberikan penghargaan kepada penulis buku yang tercantum daftar pustakanya sehingga dalam pemikirannya terselesaikanlah sebuah karya tulis.

4. Ketika mencantumkan daftar pustaka, maka penulis akan dipandang lebih professional dalam menulis sebuah karangan ilmiah.

Contoh Daftar Pustaka

Contoh Daftar Pustaka

Image Courtesy of  Sura Nualpradid FreeDigitalPhotos.net

Contoh Daftar Pustaka yang baik dan benar

1. Undang-Undang, Kepmen, Kepres

Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.  Jakarta : Sekretariat Negara.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008, Tentang Pajak Penghasilan, Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta.

Undang-Undang Perbankan Republik Indonesia No.10 tahun 1998., Tentang Perbankan, Jakarta.

2. Buku

Nama penulis diurutkan sesuai abjad mulai dari A sampai Z, nama pengarang yang ditulis lebih dahulu adalah nama belakang, jika ada nama atau buku asing maka sebaiknya didahulukan dulu untuk ditulis, misal : Ismail Marzuki, maka menjadi “Marzuki, Ismail”, tahun terbit, judul, tempat terbit dan penerbit.

Harahap, Sofyan Syafri. 2000. Teori Akuntansi Laporan Keuangan. Jakarta: Bumi Aksara.

Rahayu, Kurnia. 2007. Perpajakan Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

G. Sugiarso, dan F Winarni, 2005. Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Media Pressindo.

Satriani, Sangat M. dkk. 2007. Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Herbal. Bandung: Yayasan Obor Indonesia.

Ariyanto, Yaman dan Novita Anggraeni. 2003. Alat Pengobatan Alternatif. Semarang: Setia Budi.

3. Kamus, Ensiklopedia

Jerman, USA . Evanderss, L.E. dan Shanella, A. (Eds). 1999. Kamus Jerman – Indonesia. Jakarta: PT Graha Media.

Steven-Flarn, C. 1989. Mental disorders and treatment. The New Encyclopedia Harvard. Encyclopedia Harvard. 23: 956-975.

4. Internet

Rukmanasari. 2011. Contoh Daftar Pustaka dan Cara Penulisannya,http://contohsuratku.com/contoh-daftar-pustaka-yang-baik-dan-benar.html, (diakses 12 Juli 2011).

Albarada (2002). Strategi Implementasi TI untuk Tata Kelola Organisasi (IT Governance). http://rachdian.com/index2.php?option=com_docman&task=doc_view&gid=27&Itemid=30, 3 Mei 2008.

5. Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian:

Isma, Nurul. Analisis Perbandingan Pembiayaan Mudharabah Dan Murabahah Terhadap Laba Pada PT. Bank Sulselbar Cabang Syariah Di Kota Makassar. Skripsi Universitas Muslim Indonesia. 2013.

Kuncoro, T. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Malang Jurusan Bangunan, Program Studi Bangunan Gedung: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Tesis PPS IKIP MALANG. 1989.

Muhammad, Iqbal. Analisis Data Dan Pembahasan Statistik, Jakarta: Bumi Erlangga, 2005

Kuncoro, Mudrajad, Metode Kuantitatif “Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan Ekonomi”, Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2002.

 

Tweet about this on Twitter0Share on Facebook0Share on Google+0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on Tumblr

Nurul Ismhi