Makanan Yang Sehat Dan Tips Mengolahnya

Makanan Yang Sehat Dan Tips Mengolahnya 4.55/5 (91.03%) 187 votes

Artikel ini akan menjelaskan tentang makanan yang sehat dan sehingga kita lebih mengenal pola hidup yang baik dan benar. Bahan makanan yang sehat saat dikonsumsi kadang kala tak disadari bahwa sebenarnya dapat berpotensi merusak kesehatan bagi tubuh. Dalam mengonsumsi makanan yang sehat dengan berbagai jenisnya pula tanpa disadari sebenarnya juga cenderung kita menelan bakteri yang hidup di dalamnya. Bakteri tersebut ada yang bersifat menguntungkan bagi kita dan ada pula yang sungguh merugikan. Namun tak sedikit juga diantaranya mengeluarkan racun yang dapat mengakibatkan dalam pencemaran bahan makanan.

Makanan yang dikonsumsi berpotensi merusak kesehatan tubuh
karena terdapat bakteri hidup di dalamnya

Image Courtesy of  rakratchada torsap / FreeDigitalPhotos.net

Dapat diketahui bahwa racun pada bahan makanan disebabkan karena adanya bakteri yang terdapat pada bahan makanan itu sendiri. Akan tetapi bakteri itu dapat saja dimusnahkan saat pemrosesan tertentu. Apabila bakteri tersebut dengan semakin mencuat dan mencemari dan kemudian masuk ke dalam perut kita, maka hal itulah menimbulkan munculnya keracunan pada tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus peka secara benar dalam mengolah bahan makanan yang sehat bagi tubuh demi menghindari penyakit yang sangat rentan muncul.

Secara umum bakteri yang hidup dalam bahan makanan merupakan penghasil racun dan apabila tidak bersikap hati-hati akan bisa membawa dampak yang sangat merugikan. Ada banyak jenis makanan dan minuman yang harus diperhatikan setiap saat menurut kebersihannya. Hal tersebut dikarenakan begitu rawannya kemungkinan dengan terjadinya keracunan untuk setiap manusia. Maka dari itu perlu kesadaran masyarakat mengenai pola makanan yang sehat bagi tubuh sehingga membuat beragam industri makanan misalnya yaitu KFC, Pepsi, CocaCola atau McDonals yang dengan terpaksanya patuh kepada keinginan para konsumen mengenai menu makanan sehat dan bergizi seimbang.

Perusahaan makanan yang cepat saji hingga kini mulai mengubah substansi serta komposisi resepnya dengan mengurangi kandungan garam, lemak dan gula. Sebenarnya sampai sekarang pun makanan yang dicari-cari oleh konsumen bukan hanya lewat rasa enaknya saja melainkan sisi sehat jasmaninya. Tetapi hal ini tak mudah dilakukan bagi kebanyakan orang yang memiliki lidah yang dilihat begitu akrab pada lemak, garam serta kandungan gula terhadap makanan yang minim rasa. Walaupun keadaannya seperti itu maka kita bisa mulai dengan mengubah dan mencoba memprogram ulang lidah kita dengan membiasakan diri adanya asupan makanan yang sehat bagi tubuh yang kandungan gizi seimbang dan bermanfaat bagi kesehatan tanpa adanya pemprosesan yang begitu banyak.

Bakteri yang hidup pada makanan akibat cara pengolahan makanan yang tidak benar dan tepat

Bakteri yang hidup pada makanan akibat cara pengolahan makanan yang tidak benar dan tepat

Image Courtesy of  renjith krishnan / FreeDigitalPhotos.net

Pengolahan makanan yang sehat bagi tubuh dalam menghasilkan secara sempurna menjadi asupan utama yang diperlukan adalah pengetahuan mendasar mengenai kebaikan dan keburukan terhadap metode pengolahan makanan yang sehat bagi tubuh. Jika kita salah dalam mengolahnya, bisa jadi bahan makanan tersebut yang tadinya menyehatkan secara sempurna malah menjadi serangan bagi kesehatan tubuh.

Pemilihan Bahan Makanan Yang Sehat

1)  Perlu diketahui bahwa bahan yang terbaik pada sayuran dan buah-buahan yaitu dengan ditanamnya buah dan sayuran tersebut tanpa pestisida atau sering kita mendengarnya sayuran dan buah organik. Cara untuk memperolehnya sudah bisa dengan mudah melalui pasar swalayan yang sudah menjamur di lingkungan masyarakat. Adapun yang menjadi manfaat dari sayuran dan buah organik yaitu lebih enak dan kelihatan segar, tidak cepat busuk dan tentunya lebih bergizi dan tidak mengandung zat kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia. Dan tak ketinggalan akan menjaga kelestarian lingkungan.

Makanan Yang Sehat

Sayuran dan buah-buahan organik mempunyai nilai manfaat yang baik buat organ tubuh

Image Courtesy of  rakratchada torsap / FreeDigitalPhotos.net

2)  Pandai memilih daging segar dan menghindari daging yang mempunyai warna kebiru-biruan serta mengeluarkan bau yang tidak sedap atau busuk. Selain itu mengenai pemilihan ikan juga harus jeli dalam memilih sebelum diolah, maka langkahnya dengan memilih ikan yang paling segar dan memiliki mata yang masih merah darah bukan yang berwarna pucat. Meskipun tidak dapat menjadi jaminan bahwa daging yang lebih segar itu bisa bebas kuman dan bakteri. Maka dengan mengetahui bahan makanan secara tepat dan benar sebelum diolah menjadi makanan yang sehat bagi tubuh, volume kuman dan bakteri pada daging ayam ataupun ikan bisa diminimalisir. Dan setidak-tidaknya juga belum ada yang namanya proses pembusukkan yang mengandung kuman atau bakteri yang jauh lebih peka terhadap bahaya kesehatan.

Pengolahan daging ikan yang baik dapat meminimalisir adanya bakteri hidup

Pengolahan daging ikan yang baik dapat meminimalisir adanya bakteri hidup

Image Courtesy of Aduldej / FreeDigitalPhotos.net

Ada satu hal yang perlu diwaspadai yaitu pemilihan terhadap alat masak di dapur. Kita jangan asal memilih dan menggunakan peralatan masak di dapur. Karena harus memastikan bahwa peralatan masak yang digunakan tidak terlapisi oleh bahan-bahan kimia. Setelah para pembaca memahami pemilihan bahan makanan secara tepat sebelum mengolahnya menjadi makanan yang sehat bagi tubuh, maka masih ada beberapa kiat juga dalam menghindari makanan yang dapat didatangi atau dimasuki oleh bakteri dan kuman selama pengolahan makanan berlangsung.

Kiat penting menghindari dugaan makanan yang sehat terdeteksi oleh bakteri atau kuman

1)  Memisahkan bahan makanan mentah yang berupa daging ternak, ikan serta unggas dari bahan makanan lainnya. Kita harus menyimpan bahan makanan tersebut pada wadah yang tertutup rapat. Hal ini memiliki fungsi untuk menghindari kontak bahan makanan mentah terhadap makanan jadi ataupun yang telah dimasak. Karena bahan makanan mentah tersebut masih mengandung mikroorganisme berbahaya dan dapat pula  mencemari bahan makanan lainnya yang bersiap untuk disajikan. Maka dengan terlihat adanya proses kontaminasi bahwa hal tersebut dapat terjadi dimana saja, termasuk diantaranya yaitu pada saat proses pemasakan serta proses penyimpanan.

2)  Dalam proses pengolahan makanan yang sehat, sebaiknya menggunakan alat masak yang berbeda setiap kalinya pada saat mempersiapkan bahan mentah. Seperti halnya pula terhadap alat potong (pisau, gunting, pembuka kaleng dan sebagainya) serta pada papan alas. Begitupun mengenai air yang digunakan ketika melumuri daging mentah juga tidak boleh digunakan bahan makanan yang sudah siap dikonsumsi.

3)  Untuk mempersiapkan makanan berkuah, sudah tentu harus memastikan air kuah yang sudah masak hingga mendidih mencapai suhu 70C. Pada khususnya mengenai pengolahan masak pada daging ternak dan unggas juga perlu dipastikan bahwa kaldunya sudah masak dengan berwarna jernih dan tidak lagi berwarna merah muda.

Makanan berkuah harus memastikan air kuah sudah dimasak hingga mendidih mencapai suhu 70C

Image Courtesy of rakratchada torsap / FreeDigitalPhotos.net

Secara prinsip bahwa untuk mendapatkan tubuh yang sehat bugar sebenarnya sangat mudah dilakukan. Cukuplah dengan mengaplikasikan hidup kita ini secara teratur, mulai dengan mencukupkan istirahat, rutin berolahraga misalnya jogging pagi atau sore hari atau rajin bersepeda serta menghindari munculnya stres dan tak lupa pula dengan membiasakan diri mengikuti pola hidup  makanan yang sehat. Karena pola makanan yang sehat bagi tubuh merupakan cara atau strategi dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung semua unsur gizi seimbang berdasarkan kebutuhan, baik yang berasal dari protein, karbohidrat, vitamin, lemak, mineral dan air. Dimana bahwa sumber nutrisinya pula harus dipilih secara alami mungkin.

Tweet about this on Twitter0Share on Facebook0Share on Google+0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on Tumblr

Nurul Ismhi