Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan 4.58/5 (91.69%) 186 votes

Fungsi hakiki pada suatu pendidikan adalah untuk mempersiapkan segala sumber daya manusia yang pada akhirnya akan menjadi pelaku dalam menjalankan fungsi dari berbagai aspek di kehidupan. Secara sederhana bahwa Manajemen Pendidikan merupakan suatu lapangan dari pelajaran atau teori dan praktik yang terhubung langsung pada organisasi pendidikan. Dengan demikian sangat diharapkan bahwa dengan melalui kegiatan Manajemen Pendidikan tersebut, maka tujuan pendidikan dapat diimplementasikan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan dan keinginan yang diharapkan.

Uraian Mengenai Manajemen Pendidikan

  • Manajemen Pendidikan merupakan bentuk kerjasama antara pihak pendidikan demi mencapai tujuan pendidikan. Adapun yang menjadi tujuan umum dalam kerjasama tersebut adalah melaksanakan pembentukan kepribadian siswa yang berdasarkan dengan tujuan pendidikan nasional dan tingkat perkembangan serta perbaikan untuk usia pendidikan.
  • Manajemen Pendidikan adalah suatu proses yang berada pada siklus bagi penyelenggara pendidikan yang dimulai dengan proses perencanaan, lalu diikuti oleh pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, pemantauan atau pengawasan, dan penilaian tentang usaha sekolah untuk mewujudkan tujuannya,
  • Manajemen Pendidikan merupakan bentuk usaha untuk melaksanakan suatu pengelolaan pada sistem pendidikan,
  • Manajemen Pendidikan adalah kegiatan yang memimpin, mengambil kebijakan atau keputusan serta komunikasi yang dilakukan untuk organisasi sekolah. Adapun yang menjadi ruang lingkup dari manajemen pendidikan dalam buku Panduan Manajemen Sekolah, adalah meliputi:

1. Manajemen kesiswaan

2. Manajemen personalia

3. Manajemen kurikulum

4. Manajemen keuangan

5. Manajemen perawatan sarana dan prasarana

Komponen dan sub komponen dalam manajemen pendidikan

Pada umumnya Manajemen Pendidikan dipaparkan melalui beberapa komponen dan elemen yang berupa perencanaan pendidikan, pengorganisasian dan pengolahan pendidikan, kepemimpinan dan pengarahan pendidikan, pelaksanaan pendidikan, pengendalian atau pengawasan pendidikan.

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

Seorang pakar pendidikan pun mengemukakan  bahwa manajemen pendidikan merangkum sub-sub komponen yaitu diantaranya :

  • perencanaan,
  • sistem pendidikan menurut jenjang pendidikan dan aspek pengembangan (jenis dan bentuk pendidikan),
  • organisasi,
  • administrasi,
  • keuangan,
  • penerimaan tenaga pendidikan atau tenaga pengajar,
  • sistem evaluasi (adanya kontrol yang terpusat),dan
  • penelitian

Prinsip-prinsip Manajemen Pendidikan terdiri atas lima yang pokok menurut Douglas adalah sebagai berikut :

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

  • Mengenal dengan benar dan tepat pengaruh psikologis manusia,
  • Memberikan amanah terhadap pihak sekolah baik guru maupun pegawai administrasi yang berdasarkan kemampuan dan sifat-sifatnya,
  • Mencakup relativitas pada nilai-nilai,
  • Menjunjung tinggi tujuan untuk kepentingan prosedur kerja dan pribadi,
  • Menjalin koordinasi tanggung jawab dan wewenang,

Melalui prinsip diatas yang terdapat esensi didalamnya maka manajemen pendidikan dalam teori dan praktiknya sebaiknya mengarah dan memperhatikan tujuan , nilai, tugas, dan orang disekitarnya. Tujuan-tujuan yang telah dibuatkan rumusan secara baik berdasarkan dan telah sesuai pada tuntutan zaman, nilai yang berlaku dan pengarahan organisasi. Mengenai tujuan untuk organisasi bisa dipaparkan dengan visi, misi, dan sasarannya. Dengan demikian ketiga tujuan tersebut seharusnya dirumuskan pada bentuk satu keyakinan dan kekuatan tim dengan memiliki hubungan baik terhadap peningkatan untuk masa depan bagi organisasi. Pembentukan dan penjelasan manajemen pendidikan yaitu kepada kepala dinas yang akan mengatur dan mengolah anggota di timnya dengan mencakup beberapa unsur pejabat dan fungsional dinas serta akan senantiasa menjadi lebih baik keadaannya apabila bekerja sama kepada para pemegang kepentingan untuk merumuskan visi, misi, dan secara objektif untuk dinas pendidikan.

Terdapat tujuh langkah MBO ketika melakukan perkembangan dengan melihat perencanaan strategis dari pihak sekolah dan tingkat sekolah serta masyarakat , yaitu sebagai berikut :

  • Menentukan hasil akhir pada keinginan yang diwujudkan,
  • Menganalisis apakah hasil akhir tersebut berhubungan pada tujuan sekolah,
  • Melakukan perundingan dengan menetapkan sasaran yang dibutuhkan,
  • Menetapkan aktivitas apakah yang sesuai secara baik dalam pencapaian sasaran,
  • Menyusun dan mengatur tugas demi memperlancar kecapaian sasaran,
  • Melakukan penentuan untuk batas-batas pekerjaan dan jenis pengarahan yang digunakan,
  • Melakukan monitoring dan segera menyusun dengan baik laporannya.

Fungsi Manajemen Pendidikan

Saat mengambil fungsi manajemen dari para ahli manajemen, maka secara umum fungsi manajemen yang sesuai dengan tepat pada profil kinerja pendidikan adalah melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, memfasilitasi, memotivasi, berinovasi, melaporkan serta melakukan uji pengendalian atau kontrol. Untuk wajah pendidikan, mengenai istilah directing bahwa akan lebih tepat jika memakai istilah leading yang diperluas dari kata fasilitasi, motivasi dan inovasi. Sedangkan untuk fungsi pengawasan itu dilakukan sebagai bagian dari bentuk implementasi manajerial. Untuk tingkat sekolah, pihak pengawas ini memiliki peran sebagai ”quality assurance”  dan sebagai upaya dalam pembinaan terhadap karyawan untuk memperbaiki dan meningkatkan kredibilitas atau kualitas untuk dunia pendidikan.

Tweet about this on Twitter0Share on Facebook5Share on Google+0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on Tumblr

Nurul Ismhi