Penyakit Demam Berdarah

Penyakit Demam Berdarah 4.55/5 (91.08%) 91 votes

Penyakit Demam Berdarah merupakan penyakit disebabkan oleh infeksi virus dengue yang dibawa nyamuk aedes aegypti betina yang menyerang pada musim kemarau melalui air liur gigitan pada saat menghisap darah manusia.

Virus tersebut disebabkan karena adanya gangguan pada sistem pembekuan darah dan pada pembuluh darah kapiler sehingga terjadinya suatu pendarahan. Gigitan pada nyamuk DBD tersebut tidak berbahaya selama nyamuk itu tidak terkontaminasi oleh virus dengue. Tetapi apabila nyamuk tersebut telah menghisap darah penderita DBD ini, maka nyamuk itu akan menjadi berbahaya yang disebabkan karena bisa menularkan virus dengue yang bersifat mematikan.  Oleh karena itulah, sangat diperlukan adanya pengendalian pada nyamuk jenis aedes aegypti agar tidak menularkan antara orang yang satu pindah ke orang lain.

Penyakit Demam Berdarah dapat muncul kapan saja untuk sepanjang tahun dan dapat pula menyerang mulai dari sosok balita hingga sampai sosok yang berusia lanjut, orang yang kuat, sehat maupun orang yang sakit. Orang yang tinggal di perumahan elite pun sampai para gelandangan kemungkinan dapat terserang Penyakit Demam Berdarah karena penyakit ini mematikan dan sungguh berbahaya.

Penyakit Demam Berdarah

Penyakit Demam Berdarah

Gejala Pada Penderita Penyakit Demam Berdarah

  1. Terasa nyeri pada ulu hati/lambung,
  2. Terdapat bintik-bintik pada permukaan di kulit yang tidak hilang meskipun ditekan, diregangkan maupun ditarik,
  3. Demam tinggi dalam kurun waktu sekitar 2 hari atau lebih,
  4. Wajah menjadi pucat, ujung pada kaki dan tangan terasa dingin, serta merasa gelisah,
  5. Mengeluarkan darah dari hidung (mimisan), gusi berdarah dan muntah darah
  6. Adanya pembesaran hati pada saat dilakukan perabaan,
  7. Denyut nadi semakin cepat dan melemah serta tekanan darah menjadi menurun,
  8. Terjadi kenaikan kekentalan darah dan menurunnya trombosit,

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk seseorang yang terserang Penyakit Demam Berdarah adalah dengan memberikan minum sebanyak-banyaknya seperti air mineral,teh, susu, oralit ataupun air minum lainnya. Setelah itu, penderita di kompres dengan air dingin lalu diberikan pula obat sebagai penurun panas. Maka langkah selanjutnya yaitu penderita harus di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dokter yang lebih aman.

Ada cara tradisional yang harus dicoba untuk menaikkan kadar trombosit sebagai pertolongan pada penderita Penyakit Demam Berdarah yakni memberikan jambu biji secukupnya, ditambah temulawak dan kunyit, lalu dijuicer kemudian diminum. Jambu biji adalah buah yang kaya akan vitamin C dan beberapa jenis mineral yang dapat menjaga kebugaran pada tubuh dan menangkal beberapa jenis penyakit. Selain itu, buah ini memberikan multimanfaat bagi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dan juga mengkonsumsi ramuan yang terdiri dari daun dewa, daun sambiloto, semua daun direbus lalu disaring dan diminum hangat-hangat. Selain itu, bubuk temulawak, bubuk sambiloto dan bubuk kunyit, masing-masing bubuk diseduh dengan air mendidih, ditambahkan madu secukupnya kemudian diminum hangat-hangat.

Penyakit Demam Berdarah ini menyerang orang-orang yang tinggal di daerah kumuh, lembab dan pinggiran. Tetapi kemungkinan orang-orang yang tinggal di perumahan atau kompleks dapat terserang penyakit tersebut disebabkan karena banyak air tergenang dalam rumah baik di kolam ikan ataupun di pot bunga. Dalam pencegahannya yakni dengan membasmi nyamuk aedes aegypti dengan tidak menyediakan tempat dimana berkembang biaknya nyamuk tersebut pada tempat yang berair maupun yang lembab. Tempat berkembang biaknya ada di tempat umun maupun di rumah, karena itu jentik-jentik nyamuk harus diberantas. Setiap keluarga harus melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk secara teratur, menanami tanaman seperti lavender, sereh di sekitar halamam rumah yang dapat mengusir nyamuk tersebut dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu juga, pemberantasan sarang nyamuk dapat dilakukan dengan kegiatan yakni menguras tempat penampungan air secara teratur, mengubur barang-barang bekas, menutup rapat tempat penampungan air dan memberikan abate secukupnya untuk membasmi jentik-jentik nyamuk. Membersihkan dan mengontrol secara rutin tempat-tempat yang tergenang air seperti bak kamar mandi, closet, tempat sampah, kolam ikan, dispenser, bawah kulkas, pot bunga, ember dan barang bekas lainnya supaya tidak menjadi sarang untuk berkembang biak.

Tweet about this on Twitter0Share on Facebook0Share on Google+0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on Tumblr

Nurul Ismhi